Sejarah

Tahun 2009 adalah awal perjuangan untuk menjadikan Sekolah Tinggi pertama di Kabupaten Magetan, yang memiliki potensi besar bagi perkembangan diberbagai bidang kehidupan, antara lain bidang pendidikan, ekonomi, perdagangan, pertanian, pariwisata, dan sebagainya. Kondisi multikomunal tersebut nampaknya justru merupakan faktor penyeimbang bagi kelanjutan berbagai sektor kehidupan yang berlangsung pada masa itu.  Magetan terdiri dari 17 kecamatan  dan memiliki beberapa desa karena dalam 1 kecamatan saja ada yang terdiri dari 13 sampai 14 desa sehingga atas dasar inilah timbul sebuah niat dan tekad yang luhur untuk mendirikan sebuah Perguruan Tinggi baru dari hati seorang ibu, beliau adalah  DR. Marsini.

STKIP Doktor Nugroho Magetan telah dirancang oleh DR.Marsini,S.Pd.,M.Pd.,M.M. sejak akhir 2009 dengan mengajukan 7 prodi andalan yang bertujuan sebagai Universitas, namun dengan berjalannya waktu prodi tersebut diturunkan menjadi 6 prodi dan sekarang menjadi 4 prodi, yaitu prodi Pendidikan Bahasa Inggris, prodi Penjaskes & Rekreasi, prodi PGSD, prodi PGPAUD.


Mulai tahun 2009 sampai akhir tahun 2010 tim pendiri STKIP berusaha untuk merevisi proposal studi kelayakan untuk membenahi seluruh revisi yang mengalami banyak perubahan. Pada tanggal 27 Juli 2011 kampus STKIP Doktor Nugroho diresmikan oleh Edhie Baskoro Yudhoyono,M.Sc setelah layak sebagai perguruan tinggi baru di Kabupaten Magetan, dan pada tanggal 03 Agustus 2011 SK. MENDIKNAS No. 159/E/O/2011 sebagai izin operasional STKIP Doktor Nugroho Magetan, tanggal 20 Agustus 2011 Dosen dan Karyawan angkatan pertama STKIP Doktor Nugroho Magetan dilantik dan diberi surat penugasan.
Comments
0 Comments